Kehadiran Babinsa Beri Rasa Aman, Evakuasi Pohon Tumbang di Desa Sebatu Berjalan Lancar

 

Gianyar – Tegallalang, Selasa (13/1/2026).

Babinsa Desa Sebatu Koramil 1616-06/Tegallalang, Serma I Made Suparta, menunjukkan respon cepat dalam penanganan musibah pohon tumbang yang menutup total akses jalan penghubung Desa Sebatu dengan Desa Pupuan, tepatnya di Jl. Raya Jasan, Desa Sebatu, Kecamatan Tegallalang.

 

Peristiwa tersebut terjadi akibat tumbangnya rimbunan bambu yang menutup seluruh badan jalan dan menimpa satu unit mobil Suzuki Karimun Wagon warna putih Nopol DK 1962 FQ yang dikendarai warga setempat.

 

Korban diketahui bernama I Wayan Rida (51), Kelian Dinas Banjar Tegalpayang, warga Banjar Tegalpayang, Desa Pupuan, Kecamatan Tegallalang. Dalam kejadian tersebut, korban berada di dalam kendaraan saat bambu tumbang, namun berhasil menyelamatkan diri dengan keluar dari mobil. Korban hanya mengalami luka ringan berupa goresan ranting bambu dan tidak terdapat korban jiwa.

 

Saksi mata Ni Made Wimbarini (47) yang merupakan istri korban menjelaskan bahwa mereka saat itu sedang dalam perjalanan dari Pondok di Banjar Pujung Kelod menuju Banjar Tegalpayang. Saat melintas di jalur Banjar Jasan menuju Banjar Timbul, secara tiba-tiba rimbunan bambu roboh dan menimpa kendaraan mereka.

 

Melihat kondisi tersebut, warga sekitar segera memberikan pertolongan dan melaporkan kejadian kepada perangkat desa serta Babinsa Desa Sebatu Serma I Made Suparta. Tanpa menunggu lama, Babinsa langsung menuju lokasi, melakukan pengamanan awal, pengaturan lalu lintas, serta berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Gianyar.

 

Tak lama berselang, Tim BPBD Regu B Kabupaten Gianyar tiba di lokasi dan bersama Babinsa serta warga setempat bahu-membahu melakukan pembersihan material bambu yang menutup jalan. Berkat sinergi TNI, BPBD, dan masyarakat, proses evakuasi dan pembersihan berjalan lancar.

 

Akibat kejadian tersebut, akses jalan sempat tidak dapat dilalui kendaraan roda dua, roda empat, maupun pejalan kaki. Kerugian materiil diperkirakan mencapai ± Rp1.500.000. Dugaan sementara, kejadian dipicu oleh struktur tanah yang labil akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Tegallalang.

 

Saat ini, jalan raya penghubung Desa Sebatu dan Desa Pupuan telah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Kehadiran dan kesigapan Babinsa di tengah masyarakat kembali membuktikan peran nyata TNI AD dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat di wilayah binaannya.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Babinsa di Tegallalang Tanggap Bencana, Pohon Bambu Tumbang Tak Hambat Akses Warga

 

Gianyar – Tegallalang, Selasa (13/1/2026).

Babinsa Desa Sebatu Koramil 1616-06/Tegallalang, Serma I Made Suparta, menunjukkan respon cepat dalam penanganan musibah pohon tumbang yang menutup total akses jalan penghubung Desa Sebatu dengan Desa Pupuan, tepatnya di Jl. Raya Jasan, Desa Sebatu, Kecamatan Tegallalang.

 

Peristiwa tersebut terjadi akibat tumbangnya rimbunan bambu yang menutup seluruh badan jalan dan menimpa satu unit mobil Suzuki Karimun Wagon warna putih Nopol DK 1962 FQ yang dikendarai warga setempat.

 

Korban diketahui bernama I Wayan Rida (51), Kelian Dinas Banjar Tegalpayang, warga Banjar Tegalpayang, Desa Pupuan, Kecamatan Tegallalang. Dalam kejadian tersebut, korban berada di dalam kendaraan saat bambu tumbang, namun berhasil menyelamatkan diri dengan keluar dari mobil. Korban hanya mengalami luka ringan berupa goresan ranting bambu dan tidak terdapat korban jiwa.

 

Saksi mata Ni Made Wimbarini (47) yang merupakan istri korban menjelaskan bahwa mereka saat itu sedang dalam perjalanan dari Pondok di Banjar Pujung Kelod menuju Banjar Tegalpayang. Saat melintas di jalur Banjar Jasan menuju Banjar Timbul, secara tiba-tiba rimbunan bambu roboh dan menimpa kendaraan mereka.

 

Melihat kondisi tersebut, warga sekitar segera memberikan pertolongan dan melaporkan kejadian kepada perangkat desa serta Babinsa Desa Sebatu Serma I Made Suparta. Tanpa menunggu lama, Babinsa langsung menuju lokasi, melakukan pengamanan awal, pengaturan lalu lintas, serta berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Gianyar.

 

Tak lama berselang, Tim BPBD Regu B Kabupaten Gianyar tiba di lokasi dan bersama Babinsa serta warga setempat bahu-membahu melakukan pembersihan material bambu yang menutup jalan. Berkat sinergi TNI, BPBD, dan masyarakat, proses evakuasi dan pembersihan berjalan lancar.

 

Akibat kejadian tersebut, akses jalan sempat tidak dapat dilalui kendaraan roda dua, roda empat, maupun pejalan kaki. Kerugian materiil diperkirakan mencapai ± Rp1.500.000. Dugaan sementara, kejadian dipicu oleh struktur tanah yang labil akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Tegallalang.

 

Saat ini, jalan raya penghubung Desa Sebatu dan Desa Pupuan telah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Kehadiran dan kesigapan Babinsa di tengah masyarakat kembali membuktikan peran nyata TNI AD dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat di wilayah binaannya.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Babinsa Sebatu Gerak Cepat Bersama BPBD Atasi Pohon Tumbang di Jalur Penghubung Dua Desa

 

Gianyar – Tegallalang, Selasa (13/1/2026).

Babinsa Desa Sebatu Koramil 1616-06/Tegallalang, Serma I Made Suparta, menunjukkan respon cepat dalam penanganan musibah pohon tumbang yang menutup total akses jalan penghubung Desa Sebatu dengan Desa Pupuan, tepatnya di Jl. Raya Jasan, Desa Sebatu, Kecamatan Tegallalang.

 

Peristiwa tersebut terjadi akibat tumbangnya rimbunan bambu yang menutup seluruh badan jalan dan menimpa satu unit mobil Suzuki Karimun Wagon warna putih Nopol DK 1962 FQ yang dikendarai warga setempat.

 

Korban diketahui bernama I Wayan Rida (51), Kelian Dinas Banjar Tegalpayang, warga Banjar Tegalpayang, Desa Pupuan, Kecamatan Tegallalang. Dalam kejadian tersebut, korban berada di dalam kendaraan saat bambu tumbang, namun berhasil menyelamatkan diri dengan keluar dari mobil. Korban hanya mengalami luka ringan berupa goresan ranting bambu dan tidak terdapat korban jiwa.

 

Saksi mata Ni Made Wimbarini (47) yang merupakan istri korban menjelaskan bahwa mereka saat itu sedang dalam perjalanan dari Pondok di Banjar Pujung Kelod menuju Banjar Tegalpayang. Saat melintas di jalur Banjar Jasan menuju Banjar Timbul, secara tiba-tiba rimbunan bambu roboh dan menimpa kendaraan mereka.

 

Melihat kondisi tersebut, warga sekitar segera memberikan pertolongan dan melaporkan kejadian kepada perangkat desa serta Babinsa Desa Sebatu Serma I Made Suparta. Tanpa menunggu lama, Babinsa langsung menuju lokasi, melakukan pengamanan awal, pengaturan lalu lintas, serta berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Gianyar.

 

Tak lama berselang, Tim BPBD Regu B Kabupaten Gianyar tiba di lokasi dan bersama Babinsa serta warga setempat bahu-membahu melakukan pembersihan material bambu yang menutup jalan. Berkat sinergi TNI, BPBD, dan masyarakat, proses evakuasi dan pembersihan berjalan lancar.

 

Akibat kejadian tersebut, akses jalan sempat tidak dapat dilalui kendaraan roda dua, roda empat, maupun pejalan kaki. Kerugian materiil diperkirakan mencapai ± Rp1.500.000. Dugaan sementara, kejadian dipicu oleh struktur tanah yang labil akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Tegallalang.

 

Saat ini, jalan raya penghubung Desa Sebatu dan Desa Pupuan telah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Kehadiran dan kesigapan Babinsa di tengah masyarakat kembali membuktikan peran nyata TNI AD dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat di wilayah binaannya.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Babinsa Sebatu Sigap Tangani Pohon Tumbang di Tegallalang, Akses Jalan Antar Desa Kembali Normal

 

Gianyar – Tegallalang, Selasa (13/1/2026).

Babinsa Desa Sebatu Koramil 1616-06/Tegallalang, Serma I Made Suparta, menunjukkan respon cepat dalam penanganan musibah pohon tumbang yang menutup total akses jalan penghubung Desa Sebatu dengan Desa Pupuan, tepatnya di Jl. Raya Jasan, Desa Sebatu, Kecamatan Tegallalang.

 

Peristiwa tersebut terjadi akibat tumbangnya rimbunan bambu yang menutup seluruh badan jalan dan menimpa satu unit mobil Suzuki Karimun Wagon warna putih Nopol DK 1962 FQ yang dikendarai warga setempat.

 

Korban diketahui bernama I Wayan Rida (51), Kelian Dinas Banjar Tegalpayang, warga Banjar Tegalpayang, Desa Pupuan, Kecamatan Tegallalang. Dalam kejadian tersebut, korban berada di dalam kendaraan saat bambu tumbang, namun berhasil menyelamatkan diri dengan keluar dari mobil. Korban hanya mengalami luka ringan berupa goresan ranting bambu dan tidak terdapat korban jiwa.

 

Saksi mata Ni Made Wimbarini (47) yang merupakan istri korban menjelaskan bahwa mereka saat itu sedang dalam perjalanan dari Pondok di Banjar Pujung Kelod menuju Banjar Tegalpayang. Saat melintas di jalur Banjar Jasan menuju Banjar Timbul, secara tiba-tiba rimbunan bambu roboh dan menimpa kendaraan mereka.

 

Melihat kondisi tersebut, warga sekitar segera memberikan pertolongan dan melaporkan kejadian kepada perangkat desa serta Babinsa Desa Sebatu Serma I Made Suparta. Tanpa menunggu lama, Babinsa langsung menuju lokasi, melakukan pengamanan awal, pengaturan lalu lintas, serta berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Gianyar.

 

Tak lama berselang, Tim BPBD Regu B Kabupaten Gianyar tiba di lokasi dan bersama Babinsa serta warga setempat bahu-membahu melakukan pembersihan material bambu yang menutup jalan. Berkat sinergi TNI, BPBD, dan masyarakat, proses evakuasi dan pembersihan berjalan lancar.

 

Akibat kejadian tersebut, akses jalan sempat tidak dapat dilalui kendaraan roda dua, roda empat, maupun pejalan kaki. Kerugian materiil diperkirakan mencapai ± Rp1.500.000. Dugaan sementara, kejadian dipicu oleh struktur tanah yang labil akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Tegallalang.

 

Saat ini, jalan raya penghubung Desa Sebatu dan Desa Pupuan telah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Kehadiran dan kesigapan Babinsa di tengah masyarakat kembali membuktikan peran nyata TNI AD dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat di wilayah binaannya.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Dandim 1616/Gianyar Dorong Pembangunan Infrastruktur Melalui Peninjauan Jembatan Silakarang

 

Gianyar – Sukawati, Rabu (14/1/2026)

Sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab dalam mendukung pembangunan infrastruktur wilayah, Komandan Kodim 1616/Gianyar Letkol Kav Rizal Wijaya, S.H., M.I.P. melaksanakan kunjungan kerja dan peninjauan langsung ke lokasi rencana pembangunan/perbaikan jembatan skala prioritas yang berada di Banjar Silakarang, Desa Singapadu Kaler, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar.

 

Kunjungan tersebut bertujuan untuk mengecek secara langsung kondisi lapangan, sekaligus memastikan kesiapan lokasi yang direncanakan sebagai salah satu program prioritas wilayah Korem 163/Wira Satya. Kehadiran Dandim di lapangan menunjukkan komitmen TNI AD, khususnya Kodim 1616/Gianyar, dalam mendukung pembangunan yang berdampak langsung pada peningkatan akses dan kesejahteraan masyarakat.

 

Dalam kegiatan tersebut, Dandim 1616/Gianyar didampingi oleh Danramil 1616-05/Sukawati Kapten Inf Hengky Hitoveri, Pasiterdim 1616/Gianyar Kapten Inf Cok Agung Semadi beserta anggota, serta dihadiri unsur pemerintahan dan keamanan wilayah, antara lain Perbekel Desa Singapadu Kaler I Made Karjana, Ketua BPD Dewa Gede Suarjana, Kelian Dinas Banjar Silakarang I Nyoman Sudiana, Babinsa Desa Singapadu Kaler I Wayan Sudiarta, dan Bhabinkamtibmas Desa Singapadu Kaler Aiptu Gusti Rauh.

 

Setibanya di lokasi, Letkol Kav Rizal Wijaya disambut oleh Perbekel Desa Singapadu Kaler dan Danramil Sukawati, kemudian langsung meninjau titik-titik rencana pembangunan jembatan. Pada kesempatan tersebut, Dandim juga membuat video pemaparan sebagai bagian dari dokumentasi dan bahan pendukung terkait rencana perbaikan jembatan di Banjar Silakarang.

 

Melalui peninjauan ini, Dandim 1616/Gianyar menegaskan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang tepat sasaran, aman, dan berkelanjutan. Diharapkan, rencana pembangunan jembatan ini dapat segera terealisasi guna menunjang aktivitas warga serta meningkatkan konektivitas antar wilayah.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Dandim Gianyar Tunjukkan Kepedulian Infrastruktur dengan Meninjau Jembatan Silakarang

 

Gianyar – Sukawati, Rabu (14/1/2026)

Sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab dalam mendukung pembangunan infrastruktur wilayah, Komandan Kodim 1616/Gianyar Letkol Kav Rizal Wijaya, S.H., M.I.P. melaksanakan kunjungan kerja dan peninjauan langsung ke lokasi rencana pembangunan/perbaikan jembatan skala prioritas yang berada di Banjar Silakarang, Desa Singapadu Kaler, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar.

 

Kunjungan tersebut bertujuan untuk mengecek secara langsung kondisi lapangan, sekaligus memastikan kesiapan lokasi yang direncanakan sebagai salah satu program prioritas wilayah Korem 163/Wira Satya. Kehadiran Dandim di lapangan menunjukkan komitmen TNI AD, khususnya Kodim 1616/Gianyar, dalam mendukung pembangunan yang berdampak langsung pada peningkatan akses dan kesejahteraan masyarakat.

 

Dalam kegiatan tersebut, Dandim 1616/Gianyar didampingi oleh Danramil 1616-05/Sukawati Kapten Inf Hengky Hitoveri, Pasiterdim 1616/Gianyar Kapten Inf Cok Agung Semadi beserta anggota, serta dihadiri unsur pemerintahan dan keamanan wilayah, antara lain Perbekel Desa Singapadu Kaler I Made Karjana, Ketua BPD Dewa Gede Suarjana, Kelian Dinas Banjar Silakarang I Nyoman Sudiana, Babinsa Desa Singapadu Kaler I Wayan Sudiarta, dan Bhabinkamtibmas Desa Singapadu Kaler Aiptu Gusti Rauh.

 

Setibanya di lokasi, Letkol Kav Rizal Wijaya disambut oleh Perbekel Desa Singapadu Kaler dan Danramil Sukawati, kemudian langsung meninjau titik-titik rencana pembangunan jembatan. Pada kesempatan tersebut, Dandim juga membuat video pemaparan sebagai bagian dari dokumentasi dan bahan pendukung terkait rencana perbaikan jembatan di Banjar Silakarang.

 

Melalui peninjauan ini, Dandim 1616/Gianyar menegaskan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang tepat sasaran, aman, dan berkelanjutan. Diharapkan, rencana pembangunan jembatan ini dapat segera terealisasi guna menunjang aktivitas warga serta meningkatkan konektivitas antar wilayah.

 

(Pendim 1616/Gianyar)

Pastikan Program Prioritas Tepat Sasaran, Dandim Gianyar Tinjau Lokasi Jembatan

 

Gianyar – Sukawati, Rabu (14/1/2026)

Sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab dalam mendukung pembangunan infrastruktur wilayah, Komandan Kodim 1616/Gianyar Letkol Kav Rizal Wijaya, S.H., M.I.P. melaksanakan kunjungan kerja dan peninjauan langsung ke lokasi rencana pembangunan/perbaikan jembatan skala prioritas yang berada di Banjar Silakarang, Desa Singapadu Kaler, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar.

 

Kunjungan tersebut bertujuan untuk mengecek secara langsung kondisi lapangan, sekaligus memastikan kesiapan lokasi yang direncanakan sebagai salah satu program prioritas wilayah Korem 163/Wira Satya. Kehadiran Dandim di lapangan menunjukkan komitmen TNI AD, khususnya Kodim 1616/Gianyar, dalam mendukung pembangunan yang berdampak langsung pada peningkatan akses dan kesejahteraan masyarakat.

 

Dalam kegiatan tersebut, Dandim 1616/Gianyar didampingi oleh Danramil 1616-05/Sukawati Kapten Inf Hengky Hitoveri, Pasiterdim 1616/Gianyar Kapten Inf Cok Agung Semadi beserta anggota, serta dihadiri unsur pemerintahan dan keamanan wilayah, antara lain Perbekel Desa Singapadu Kaler I Made Karjana, Ketua BPD Dewa Gede Suarjana, Kelian Dinas Banjar Silakarang I Nyoman Sudiana, Babinsa Desa Singapadu Kaler I Wayan Sudiarta, dan Bhabinkamtibmas Desa Singapadu Kaler Aiptu Gusti Rauh.

 

Setibanya di lokasi, Letkol Kav Rizal Wijaya disambut oleh Perbekel Desa Singapadu Kaler dan Danramil Sukawati, kemudian langsung meninjau titik-titik rencana pembangunan jembatan. Pada kesempatan tersebut, Dandim juga membuat video pemaparan sebagai bagian dari dokumentasi dan bahan pendukung terkait rencana perbaikan jembatan di Banjar Silakarang.

 

Melalui peninjauan ini, Dandim 1616/Gianyar menegaskan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang tepat sasaran, aman, dan berkelanjutan. Diharapkan, rencana pembangunan jembatan ini dapat segera terealisasi guna menunjang aktivitas warga serta meningkatkan konektivitas antar wilayah.

 

(Pendim 1616/Gianyar)